Kadet Akan Menjadi Lulusan Berkualitas Jika…

Salah satu alasan mengapa banyak lulusan sekolah pilot yang masih menganggur adalah karena kualitas mereka tidak sesuai dengan harapan maskapai penerbangan. Ketika mengikuti seleksi penerimaan pilot, mereka gagal menyelesaikan tes psikotes, tes kesehatan, atau pun tes wawancara sehingga mereka pun harus menunggu lagi untuk mendapatkan pekerjaan. Kadet yang berkualitas memang terbilang jarang dan bisa pula dikatakan langkah karena untuk menjadi kadet seperti ini, mereka harus:

Mengikuti semua program pendidikan dengan baik dan benar

Apabila kadet sering membolos atau tidak mengikuti program pendidikan dengan serius, kemungkinan besar mereka akan menjadi lulusan yang tidak berkualitas. Ketika mereka berkompetisi untuk mendapatkan pekerjaan, mereka pasti akan tersingkir karena kalah dari peserta lainnya. Oleh sebab itu, jika ingin menjadi kadet yang berkualitas, disarankan untuk mengikuti semua program pendidikan dengan baik dan benar. Ini bukan berarti bahwa hanya mengikuti saja tapi memahami setiap pelajaran dan pelatihan yang diberikan oleh instruktur. Jika belum mengerti, silahkan ditanya atau minta penjelasan lebih detail. Tidak perlu malu jika memang tidak mengerti karena setiap orang punya kemampuan untuk memahami sesuatu berbeda-beda yang mana ada sebagian orang cepat memahami dan sebagian lagi lambat mengerti. Dengan demikian, ketika lulus, tidak hanya berstatus lulusan sekolah pilot saja tapi lulusan sekolah pilot yang berkualitas.

Mendapatkan fasilitas yang memadai

Fasilitas di sekolah pilot merupakan salah satu faktor yang menentukan berkualitas atau tidaknya kadet. Jika fasilitas kurang memadai, kualitas kadet bisa saja tertinggal atau kalah dari kadet yang berasal dari sekolah pilot yang memiliki fasilitas yang lengkap dan memadai. Bukan bermaksud menjatuhkan sekolah-sekolah penerbangan yang ada di tanah air tapi fakta di lapangan menunjukkan bahwa sebagian sekolah memang masih butuh fasilitas yang dapat menunjang seluruh kegiatan kadet. Maka dari itu, saat memilih pilot school, cari tahu tentang apa saja fasilitas yang ada di sekolah pilot tersebut. Pastikan bahwa fasilitas yang mereka sediakan memadai untuk seluruh kadet. Sebagai contoh, salah satu fasilitas utama yang harus dimiliki sekolah penerbangan adalah pesawat latih. Nah, cek ada berapa pesawat latih yang tersedia dan bandingkan dengan jumlah siswa. Idealnya, satu pesawat latih disediakan untuk lima orang kadet. Itu berarti bahwa jika ada limu puluh siswa, pesawat yang ada seharusnya berjumlah sepuluh unit. Jika kurang dari jumlah tersebut, bisa dipastikan bahwa nantinya kadet akan banyak menghabiskan waktu untuk menunggu giliran.

Memiliki jam terbang yang berkualitas

Sebelum menentukan sekolah pilot yang akan dipilih, salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah mengetahui seberapa banyak jam terbang yang akan didapat selama mengikuti pendidikan di sekolah tersebut. Idealnya, semakin banyak jam terbang yang dijanjikan, itu semakin bagus karena semakin banyak pengalaman terbang dan semakin mudah untuk mendapatkan lisensi pilot yang diinginkan. Namun, perlu diperhatikan pula bahwa kebanyakan sekolah pilot tidak memiliki pesawat latih dalam jumlah yang memadai sehingga siswa harus menunggu selama berjam-jam untuk mendapatkan giliran menerbangkan pesawat. Yang menjadi masalah adalah jam ketika mereka menunggu juga dihitung sebagai jam terbang sehingga jam terbang kadet menjadi tidak berkualitas. Untuk itu, sangat dianjurkan untuk memiliki jam terbang yang berkualitas yang maksudnya adalah jam terbang yang benar-benar berasal dari menerbangkan pesawat latih bukan banyak menghabiskan waktu menunggu giliran.